Free PageRank Tool

Integrated search engine



Saturday, December 24, 2005

puisi penutupan OSKM 2004

“ Kulihat disana sinarmu merekah………

Berikanlah cahayamu… bagi negeriku…….

Dengarlah suara seruan rakyatmu………

Tertindas terbelenggu menanti tanganmu…….

Berikanlah cahayamu… bagi negeriku……… ”

Dengar.......

Tanah ini tercabik-cabik keserakahan

Lihat........

Kabut derita jadi selimut bangsa ini

Rasakan........

Mentari bangsa perlahan tenggelam

Gelap.......lelah.........

Seribu langkah telah kujejak

Sungai telah alirkan darah

Hujan telah menjadi keringat

Aku meringis dalam ratap kematian

Waktu hanya menatap dan semakin menjauh

Akankah nyawa baruku telah hadir ?

Akankah nafas-nafasku telah berkumpul berseru

“Aku di sisimu.....raga yang lelah ! ”

Hhhh........

Senja ini masih seperti senja-senja kemarin

Aku menatap berharap

Pekat sinarmu akan datang menjelang

Terangi jalan panjangku yang gelap

Tapi.......oh........akankah kau hadir...... ?

Kau nafasku, kau nafasku, kau nafasku.........

Saat kutatap diriku

Tak lagi mulia tuk kujaga

Kuharap ........

Kau....... jiwa-jiwa berikutnya saat aku pudar

Kau....... panji-panji yang berkibar saat ku patah lelah

Kau....... putih kebenaran saat hitam mengungkungku

Bersamamu........

Peluru menyalak merobek lehermu

Aku tak takut.........

Bersamamu.........

Hadangan rantai belenggu tirani kejam

Aku berani..........

Hari ini..........

Sinarmu terbit di ufuk suci

Pijarnya hangatkan sudut negeri

Hari ini, hari milikku, hari milikmu

Fajar hari ini adalah fajar perubahan

Selamat datang kawanku !

Selamat datang di inkubator perubahan

Keringat perjuangan adalah pintunya

Angin kebebasan adalah jendelanya

Gelora semangat adalah udaranya

Satria srikandi bangsa adalah penjaganya

Selamat datang nafas-nafas segar

Hirup kebebasan, hembus keadilan

Himpun keping-keping perjuangan

Satu untuk tanah kita

Untuk Tuhan, bangsa, dan almamater

Merdeka....... !!!

By : Elma Fitria

( + sumbangan kata-kata dari Ardian)

No comments: